Sistem Pembelajaran Baru, di Tengah Pandemi Covid-19

Cara Belajar Baru Ditengah Pandemi Covid-19

SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban menerapkan cara belajar baru untuk menghadapi Perubahan dunia pendidikan di tengah pandemi Covid-19 masih sangat dirasaka  hingga saat ini. Hanya dalam waktu hitungan bulan, mau tak mau Kemendikbud harus mengganti arah kebijakannya guna membantu kegiatan belajar-mengajar berjalan efektif meski dari rumah.
Salah satu dampak yang paling terlihat atas perubahan dunia pendidikan di tengah pandemi Covid-19 adalah keefektifan proses belajar-mengajar. Pasalnya, tidak semua peserta didik mampu beradaptasi dengan metode pendidikan yang baru ini,
Maka dari itu, pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meminta agar para guru tidak hanya fokus dalam mengejar target kurikulum saja. Namun juga membekali siswa dengan kemampuan hidup yang diperkuat dengan nilai-nilai karakter. Tujuannya tak lain supaya metode belajar jarak jauh tidak lagi membebani para guru, siswa, maupun orangtua.
Penyesuaian pembelajaran ini juga telah dijelaskan sebagaimana dalam Surat Edaran Nomor 2 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di lingkungan Kemendikbud, serta dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid-19 pada Satuan Pendidikan.
Wabah Virus Corona (COVID-19) untuk sementara telah mengubah bentuk komunikasi. Metode konferensi video merupakan bentuk pemanfaatan teknologi ditengah pandemi virus corona saat ini. hal inilah yang mendorong para tenaga pendidik SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban untuk menyampaikan Materi Pelajaran dan Pengetahuan, serta Evaluasi Belajar terhadap anak didik. Dengan memanfaatkan Teknologi Tele Conference. Sekaligus menjadi media Penyampaian Informasi kepada Seluruh Guru dan Karyawan SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban.

Sistem Pembelajaran Baru, di Tengah Pandemi Covid-19
Kembali ke Atas